Jumat, 25 Mei 2012

kuberi cinta kau beri luka


Mencintai dan dicintai itu punya resiko masing-masing.
Pahitnya adalah ketika kita mencintai tapi nggak dicintai balik sama orang yang kita cintai, ujung-ujungnya akan menimbulkan rasa GALAU di hati. Ini dia yang jadi resiko.

Makanya ada yang bilang lebih baik dicintai dari pada mencintai, karena dicintai ketika kita ga bales cinta dari seseorang yang mencintai kita. Yang galau bukan kita, tapi dia :|

Balik ke judul, cinta yang kuberi luka yang kau beri. Ini semacam air susu dibales air tuba atau air apa gitu gue lupa namanya. Tapi bener ya tuba namanya..
Jelas dibilang gitu karena imbalannya ga cocok, bayangin aja kalau kita udah kerja mati-matian. Katakanlah disuatu perusahaan atau pertokoan, tapi gaji yang kita dapat atau imbalan yang kita dapat ga setara dengan apa yang udah kita lakuin.

Hmm.. ya sama dengan cinta, kita udah cinta, udah sayang banget. Perhatian dikasih, keperdulian dikasih, apapun yang menyangkut masalah kasih sayang dan ketulusan hati. Tapi dibales dengan apa?

Bukannya dengan membalas tentang apa yang udah kita lakuin ke dia, tapi cuma dibales dengan luka. Contohnya aja dibales dengan Cuek, ga perduli, banyak deh.
Hingga akhirnya semua itu menimbulkan luka dihati dan kegiatan setiap malam cuma galau, galau, dan galau terus.

Memprihatinkan banget memang, tapi itulah kejadian di Indonesia sekarang ini yang sulit untuk dihindari. Yang harus dilakuin kalau ga mau terjangkit di virus galau setiap malam ya simple.
"Jatuh Cintalah Kepada Orang Yang Tepat"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar