satu .
dua .
tiga .
selalu ada permulaan di setiap awal curhat :')
maaf sebelumnya , kalo curhatan kali ini penuh emosi yang membuncah , penuh tangisan menahan luka , penuh goresan di hati , remuk , redam , hingga rasanya tak sanggup bangkit lagi . tapi kata seseorang , apapun , sesakit apapun kita , harus tetap senyum kan ? dan sekarang aku tersenyum sambil nangis . :') puas ?
aku nggak tahu harus memulai dari mana. semua ini terlalu sedih untuk kuungkapkan. aku cuma ingin kamu tahu, kalau aku menginginkan semua serpihan kenangan yang tercecer itu kembali rapi ditempatnya. serpihan saat kita berjabat tangan dengan tawa lebar . terlalu polos yak permintaan aku itu ?
aku dan kamu . aku dengan perasaan ku? atau hanya aku yang berfikiran seperti itu ? atau hanya aku yang begitu merindukan
kamu disaat
kamu tidak membalas sms konyolku ? atau hanya aku yang panik begitu melihat tawa
kamu memudar ? atau hanya aku yang mengkhawatirkan
kamu sudah makan atau belum ? atau hanya aku yang berfikir bagaimana caranya membuat
kamu senang ? atau aku yang hanya berpikir aku gamau liat
kamu sedih ? atau hanya aku yang mengganggap kalo kamu penting buat aku dan tempat bersandar ? atau hanya aku . . . cuma aku kah ? . . .
maaf . maaf . maaf , andai aku bisa menyebut kataa maaf beribu kali dan
kamu mau mendengar aku sekarang ! maaf .
aku gak berniat nyakitiin
kamu sedikitpun . mungkin aku bukan seseorang yang baik , yang selalu ada disaat
kamu sakit . tapi sungguh , andai aku bisa , aku ada disana sekarang . tapi sungguh , andai aku bisa , semalaman suntuk akan aku jaga
kamu . tapi aku hanya bisa memantau kalian dari jauh lewat telfon dan sms . . maaf , karena keterbatasan aku , aku ga bisa liat
kamu terus . maaf ,
menurut aku , 'sesuatu yang bernama rasa' itu terlalu sakral untuk dimainkan oleh anak-anak semacam kita . aku takut kamu patah . patah yang kayak aku rasain . maaf . aku minta konsisten .
sudah hampir stgh taun . apa pernah aku merengek untuk meminta kejelasan atas semua dengan begitu membucahnya ? apa pernah aku minta
kamu jenguk saat aku sekarat hampir mati karena sesak nafas ? apa pernah aku minta
kamu sms aku untuk tanyain kabar ? apa pernah aku merengek minta
kamu ikut aku pergi ? apa pernah ?
aku yang cari
kamu . aku yang minta
kamu ada didekat aku . aku selalu yang mencari .
kamu pikir aku bosan ? enggak . karena aku selalu merindukan tawa
kamu meski
kamu gak merindukan aku , karena aku begitu mengkhawatirkan
kamu tanpa
kamu mengkhawatirkan aku :') karena aku akan melakukan apapun , apapun , apapun , agar
kamu senang !
dan sekarang , aku ketakutan . ketakutan berada di dekat
kamu , ketakutan disaat aku dekat , aku akan menyakiti
kamu . ketakutan
kamu akan semakin benci aku . ketakutan . rasa bersalah ini semakin membuncah , sampai rasanya hari-hariku warnanya pudar . aku harus bagaimana ?
aku takut ketakutan aku semakin menjalar ... takut sampai rasanya hatiku sesak . :')
















