Kamis, 08 Maret 2012

:'(


“Bolehkah aku cemburu?”
pertanyaan itu muncul di ruangan chat antara aku dan seorang sahabatku saat dia menceritakan betapa tak nyamannya dimasuki oleh kehidupan masa lalu sang pacari. Hemm… seseorang dari masa lalu pacarnya mencoba mengakrabinya, menceritakan hal-hal yang pernah dialaminya dengan sang pacar dulu.. menceritakan hubungannya dengan keluarga sang pacar.. sampai dia.. sang mantan itu tahu persis apa yang menjadi bumbu dapur yang tak disukai keluarga sang  pacar .
“ibunya sudah menganggap dia sebagai anak sendiri katanya.”
“tapi kamu kan pacanya .”


“tapi dia lebih tau banyak dari aku.”
“tak apalah.. nanti kamu juga tau lebih banyak.. kan baru masuk ke kehidupannya.”

“itulah.. aku merasa datang terlambat ke kehidupannya.”
“Hah? Walau terlambat tapi kamu kan pilihannya.”

Jemariku masih sibuk mengeluarkan kata2 menenangkannya.. sementara pikiranku entah ada di mana.. apa yang dirasakan sahabatku memang tak sepenuhnya bisa kurasakan..karena aku single dan aku sudah lupa bagaimana rasanya mencintai seseorang dan kemudian merasa cemburu. Aku hanya menenangkannya walaupun dia merasa datang terlambat dalam kehidupan pacarnya, tapi dia adalah pilihan. .

***

Tiba-tiba sesuatu melintas dalam pikiranku. Aha! Aku seperti menemukan sesuatu yang kusebut ilham. Gegas aku mengklik akun facebook, dan mengetikkan sesuatu di sana.

Pertanyaan “what’s on your mind?” itu kini betul2 menggerakkan jemariku di sana.. hingga inilah yang kutulis.. Aku tau diriku datang belakangan.. Tapi bukankah aku juga pilihan.. Lalu kenapa banyak yang mencibir tak senang dan juga menyalahkan.. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar